Problematika Klopp Bersama The Reds

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp boleh jadi was-was dalam menangani The Reds dalam menjalani sisa musim ini. Pasalnya Philippe Coutinho dan kawan-kawan memiliki catatan yang kurang bagus dalam menghadapi eksekusi bola mati. The Reds kerap kali kebobolan dalam situasi set-piece saat menghadapi lawan-lawannya. Dan masalah Liverpool tampakna bukan hanya itu saja.

Hal ini tentu bukanlah hal baru bagi klub yang bermarkas di Anfield tersebut. Mengingat sejak jaman kepelatihan Brendan Rodgers, catatan rekor mereka atas tendangan bebas sudah buruk. Liverpool bahkan pernah mengalami situasi serupa (kebobolan dua kali) ketika menghadapi Queens Park Rangers, yang ketika itu diklaim sebagai klub terburuk di Premier League.

Belum lagi kini situasi badai cedera yang dialami ooleh klub yang bermarkas di Anfield tersebut. Yang terbaru adalah Sadio Mane yang dipastikan akan absen dalam dua bulan. Mane mengalami cedera saat The Reds menjalani laga Derby Merseyside dimana saat itu mereka menang dengan skor cukup fantastis 3-1. Ini tentu akan semakin memberatkan langkah Klopp untuk mempertahankan spot 4 besar.

Masalah Set Piece dan Tim Papan Tengah

The Reds kerap kali menemui masalah dalam situasi set piece
The Reds kerap kali menemui masalah dalam situasi set piece

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, pun mengakui bahwa dari enam klub papan atas Premier League 2016-2017, Liverpool merupakan klub yang paling banyak kebobolan dari situasi set piece (enam gol). Diikuti oleh Manchester City (4 gol), diikuti Arsenal (3 gol), Tottenham Hotspur dan Manchester United (2 gol), serta Chelsea (1 gol).

“Masalah semacam ini masih menjadi tanda tanya bagi kami dan kami masih berusaha untuk mencari jawabannya. Sepertinya situasi semacam ini saat ini bukan menjadi kemampuan andalan kami. Namun kami masih terus mencari solusi atas masssalah ini.” ujar Klopp kepada media setempat.

Tidak hanya situasi set piece, Liverpool juga seringkali mengalami kesulitan saat menghadapi klub-klub mediocre (papan tengah) maupun peringkat bawah. Yang kerap kali menjadi masalah krusial ketika menghadapi klub-klub tersebut yaitu ketika mereka menghadapi situasi dalam mengantisipasi serangan balik lawan.

Ini tentu saja akan menjadi hambatan Klopp dalam mempertahankan posisi mereka di empat besar. Sebab selisih poin mereka dengan Arsenal maupun tim lain di bawahnya tidaklah terlalu mencolok. Dan akan sangat disayangkan jika mereka harus terpeleset akibat hal sepele semacam ini.

Cedera Mane Menambah Beban Klopp Pertahankan Empat Besar

Cedera Sadio Mane menjadi salah satu kerugian bagi Klopp
Cedera Sadio Mane menjadi salah satu kerugian bagi Klopp

Disamping masalah set piece dan kesialan Liverpool saat menghadapi tim papan tengah, cedera Sadio Mane juga menjadi hal vital. Penyerang asal Senegal tersebut mengalami cedera saat Liverpool menghabisi Everton dengan skor 3-1 dalam partai Derby Merseyside beberapa pekan lalu.

Mane yang kala itu terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-57 kini divonis terpaksa absen paling sedikit selama 2 bulan akibat cedera lututnya. Tentu hal ini akan sangat merugikan bagi The Reds, mengingat kompetisi hanya menyisakan kurang dari 6 laga menjelang akhirnya.

Menurut kabar yang beredar, kini Mane telah menjalani operasi lutut di London pada Selasa kemarin. Operasi tersebut kabarnya akan ditangani langsung ahli bedah lutut asal Inggris, Dr Andy Williams. Sang dokter pula yang menyarankan Mane untuk menjalani operasi demi memperbaiki lututnya yang mengalami cedera.

Dengan estimasi akan absen selama paling sedikit dua bulan, maka Sadio Mane terpaksa menyelesaikan musim ini lebih cepat daripada pemain Liverpool lainnya. Dan sang manajer, Jurgen Klopp pun berharap jika sang pemain bisa kembali merumput saat The Reds menjalani persiapan pramusim.

 

 

Coutinho Pecahkan Rekor di Kandang Stoke

Liverpool berhasil mengalahkan tuan rumah Stoke City lewat come back mengesankan usai kebobolan lebih dulu. Gol kemenangan The Reds dicetak oleh Philippe Coutinho dan Roberto Firmino, sementara gol tuan rumah dicetak oleh Jonathan Walters. Sebagai tuan rumah Stoke City bermain cukup mendominasi, hal ini dibuktikan lewat gol yang membuat mereka unggul lebih dulu.

Sedangkan dari kubu tamu, manajer Jurgen Klopp menurunkan susunan pemain terbaiknya. Dengan barisan ujung tombak mereka yang dihuni oleh nama-nama seperti Roberto Firmino, Philippe Coutinho dan Daniel Sturridge. Terkecuali Sadio Mane yang mengalami cedera dalam laga melawan Everton, The Reds turun dengan skema 4-3-3 andalan Klopp. Menurut kabar beredar, Mane akan absen hingga 2 bulan ke depan.

Sementara itu, gol penyama kedudukan yang diciptakan Coutinho dalam laga tersebut membuat sang pemain menjadi pemain Brasil yang mencetak gol terbanyak dalam ajang Premier Liga. Sebelumnya, rekor tersebut sempat dipegang oleh sang senior, Juninho Paulista. Dengan total raihan 30 gol nya di Liga Inggris, kini Coutinho menjadi pemain tim samba yang termuda dan terbanyak mengoleksi gol di tanah Britania, unggul satu diatas Juninho.

Juninho Bangga Coutinho Melampaui Dirinya

Coutinho melampaui rekor Juninho
Coutinho melampaui rekor Juninho

Salah satu bintang senior Brasil, Juninho Paulista, mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian sang junior yang mampu melampaui pencapaiannya. Juninho mengaku tidak pernah mengira bahwa rekor tersebut akan terpecahkan. Pasalnya, jarang sekali talenta asal Brasil yang bisa meraih kesuksesan di ajang Premier Liga. Namun kini hal tersebut telah dipatahkan Coutinho.

“Saya senang dia (Coutinho) mengambil alih rekor saya. Saya tidak berpikir rekor ada pemain lain yang bisa mencatatkan rekor tersebut. Setelah Neymar, Coutinho bisa dianggap sebagai pemain terbaik di Brasil. Dia memiliki kelas yang berbeda dan layak mendapatkan semua yang diraihnya karena dia telah berusaha sangat keras,” tuturJuninho dalam wawancara dengan media setempat.

Juninho juga mengungkapkan bahwa Coutinho memiliki peran vital di lini depan Liverpool. Menurutnya, kontribusi Coutinho saat ini tidak bisa digantikan oleh siapapun di kubu The Reds, “Satu di antara kualitas terbaik Coutinho adalah kemampuannya dalam mencari ruang. Banyak pihak yang berpikir tipe pemain sepertinya akan menemui kesulitan untuk beradaptasi di Inggris dibandingkan di Spanyol,” tambah Juninho.

Coutinho Sebut Performa Firmino Bawa Mereka Kalahkan Stoke

Coutinho memuju performa ciamik Firmino dalam laga kontra Stoke
Coutinho memuju performa ciamik Firmino dalam laga kontra Stoke

Sementara itu, ditanyakan komentarnya usai membawa Liverpool mengalahkan Stoke City, Coutinho justru memuji permainan Roberto Firmino. Coutinho menyebut rekan senegaranya tersebut memiliki kecerdikan yang tidak dimiliki oleh pemain lain. Kemampuan Firmino untuk mencari bola membuat sang pemain kerap kali menjadi penyelamar bagi laga-laga krusial The Reds menurut Coutinho.

“Roberto Firmino adalah pemain cerdas. Dia sering berlari diagonal dan itu sangat penting dalam permainan tim. Dia selalu siap menerima bola. Bila tak bisa mencetak gol, dia akan membantu pemain lain. Kami mengenal satu sama lain dengan baik. Jadi, saat bersama-sama membela tim nasional Brasil, kami sudah tahu pergerakan masing-masing. Dalam pertandingan ataupun latihan, kami saling mengerti,” ujar Coutinho.

Dalam laga tersebut, Philippe Coutinho berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Sebelum akhirnya Roberto Firmino sukses melepaskan tendangan keras  yang menghujam gawang Stoke. Skor 2-1 pun menutup laga yang digelar di markas Stoke City tersebut. Dan berkat gol tersebut, Coutinho kini juga berhasil mencatatkan dirinya sebagai pemain Brasil yang paling subur di Premier Liga melebihi sang senior, Juninho Paulista.

Kisah Walcott Dibalik Ruang Ganti

Kekalahan Arsenal tiga gol tanpa balas oleh Crystal Palace seakan membuat harapan Theo Walcott dan kawan-kawan untuk bisa finish di empat besar sirna. Penampilan fantastis Andres Townsend dan kawan-kawan sukses membuat The Gunners tidak berkutik di hadapan publik Stadion Selhurst. Skuad Meriam London bermain tidak seperti biasanya ketika mereka menggulung West Ham kemarin.

Atas kekalahan timnya tersebut, Theo Walcott pun mengaku kecewa. Apalagi melihat raut kekecewaan para fans The Gunners mengiringi langkah mereka ke ruang ganti. Sontak suasana ruang ganti di Stadion Crystal Palace tersebut menjadi suram. Aura tidak nyaman mulai terlihat dari para pemain. Sang kapten pun mengklarifikasi kekalahan telak tersebut di situs klub resmi The Gunners,

“Malam ini bukan milik kami, juga bukan penampilan Arsenal yang seperti biasa. Kami sudah melakukan segalanya, tapi ternyata tak mampu. Kami harus merespon kondisi ini dengan latihan berat. Suasana sungguh tak nyaman, seluruh pemain terdiam, begitu juga manajer dan tim pelatih, meski hanya sesaat. Kami semua kecewa, dan itu tak terbantahkan. Apapun yang terjadi, kami akan bangkit pada laga berikutnya, sampai akhir musim.” ucap Walcott di website Arsenal.

Ibra Sewot Dibilang Susah Diatur

Ibra kesal saat dibilang dirinya sudah diatur
Ibra kesal saat dibilang dirinya sudah diatur

Sementara itu, ujung Tim Setan Merah, Zlatan Ibrahimovic, meradang saat mendengar banyak kabar yang menyebut dirinya sebagai sosok pemain yang susah diatur. Pemain asal Swedia itu pun tak ambil pusing akan kabar miring tersebut. Mantan pemain PSG tersebut menilai bahwa dirinya merupakan sosok pemain yang mampu mencetak prestasi dimanapun dirinya bermain.

“Saya hanya mencoba menjadi diri sendiri. Saya membawa pengalaman yang didapat di klub sebelumnya. Saya hanya membawa beberapa hal yang masih dalam taraf wajar. Saya hanya akan membawa karakter yang telah saya miliki selama puluhan tahun,” ujar Ibrahimovic.

“Ya, saya tau banyak orang yang mengatakan bahwa saya adalah pemain yang sulit diatur dan memiliki karakter lebih buruk dibandingkan dengan para pemain lain. Namun terlepas dari semua itu, saya bisa menjadi juara di klub manapun. Jadi apa masalahnya? Satu-satunya hal yang bagus adalah kami belum terkalahkan,” Ibra membela diri.

Costa Mulai Tidak Betah di London?

Costa mengaku mulai tidak betah menjalani kehidupan di kota London
Costa mengaku mulai tidak betah menjalani kehidupan di kota London

Di lain tempat, penyerang The Blues, Diego Costa dikabarkan sangat rentan untuk hengkang dari Stamford Bridge. Kabar tersebut mulai santer terdengar usai banyaknya tawaran dari klub Liga Super Cina yang menginginkan jasa pemain berusia 29 tahun tersebut. Belum lagi selentingan kabar yang menyebutkan bahwa Costa kurang begitu suka dengan kehidupan di Kota London.

“Saya memiliki sisa kontrak berdurasi dua tahun. Saya sangat bahagia di Chelsea. Klub ini memberikan saya banyak hal. Saya berada di tim yang memberi banyak motivasi. Meski bahagia di Chelsea, saya belum tentu senang dengan kehidupan di London. Saya harus menjalani kehidupan yang sangat berbeda di sini. Akan tetapi, saya tidak masalah dengan hal tersebut,” tutur Costa.

Sebenarnya Costa, mengaku sangat bahagia bisa membela klub sekelas Chelsea. Akan tetapi, perbedaan kultur dan budaya dengan tanah kelahirannya membuat sang pemain kurang bahagia menjalani kehidupannya di Kota London.

Hal ini tentu cukup membahayakan bagi Chelsea. Mengingat sosok Costa yang cukup krusial dalam kesuksesan The Blues musim ini. Sejak bergabung dengan Skuad London Biru, Diego Costa telah mengoleksi 54 gol dan 22 assist dari 112 penampilan di berbagai ajang kompetisi bersama Chelsea.

Imbang, Posisi United Terancam Arsenal

Pertandingan Manchester United kontra Everton mebuahkan hasil yang kurang memuaskan bagi tuan rumah. Pasalnya, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan gagal meraih poin penuh di hadapan publik Old Trafford pada dini hari tadi. Bagi kubu Everton, hasil ini bisa dibilang cukup memuaskan karena setidaknya mereka masih bisa membawa pulang satu poin.

Tim Setan Merah secara keseluruhan tampil dengan sangat dominan sepanjang jalannya laga. Namun tampaknya keberuntungan masih berada di pihak The Toffees. Beberapa kali usaha skuad asuhan Jose Mourinho sia-sia karena berhasil digagalkan kiper, membentur mistar gawang atau bahkan dianulir wasit akibat terjebak posisi offside.

Everton bahkan sempat unggul lebih dulu pada menit ke-22 lewat aksi Phil Jagielka. Keunggulan tersebut juga berhasil diprtahankan Romelu Lukaku dan kawan-kawan hingga separuh pertandingan. Beruntung hadiah penalti di menit-menit akhir yang diberikan wasit berhasil menyelamatkan Manchester United dari kekalahan.

Hal ini tentu membahayakan posisi Manchester United di urutan lima klasemen sementara. Mengingat dini hari nanti laga antara Arsenal menghadapi West Ham akan digelar dan The Gunners difavoritkan untuk menang. Sebab kini koleksi poin Skuad Meriam London selisih tiga dengan United, namun mereka unggul di selisih gol.

Arsenal vs West Ham : Momen Kebangkitan

Arsenal mengincar kemenangan dalam laga kandang menghadapi West Ham United
Arsenal mengincar kemenangan dalam laga kandang menghadapi West Ham United

Dini hari nanti Arsenal akan menjalani laga menghadapi West Ham United. Laga ini diprediksi akan menjadi momen kebangkitan kedua tim dari rentetan hasil negatif mereka. Baik Arsenal dan West Ham memang tengah mengalami masa-masa sulit dalam beberapa laga terakhir di musim ini. Bahkan manajer Arsenal, terancam didepak menyusul hasil buruk yang tak kunjung usai.

“Kompetisi musim ini memang sulit, selama 20 tahun kami selalu untuk setidaknya finish di empat besar. Sekarang kami sadar ini semua tidak akan semudah yang kita kira. West Ham akan menjadi lawan berbahaya karena pemain-pemain berkualitas yang mereka miliki.” ujar Arsene Wenger.

Arsenal memiliki keuntungan dengan menyandang status sebagai tuan rumah dalam pertandingan dini hari nanti. Ditambah lagi sang lawan tengah menjalani masa-masa sulit usai pindah ke stadion baru dan kehilangan aset terbaik mereka, Dimitri Payet. Payet dikabarkan resmi menjalin kontrak dengan Olimpique Marseille usai tak kunjung meraih gelar bersama The Hammers.

Singkatnya, jika dini hari nanti The Gunners sukses mengalahkan The Hammers maka poin mereka akan menyamai Manchester United. Skuad asuhan Murinho akan tergeser karena selisih gol yang lebih banyak dari Arsenal.

Leicester Sukses Menembus Zona 10 Besar

Jamie Vardy yang berhasil mencetak gol kedua bagi Leicester City
Jamie Vardy yang berhasil mencetak gol kedua bagi Leicester City

Di tempat lain, hasil menggembirakan dialami skuad Leicester City. Memainkan laga di hadapan publik King Power Stadium, The Foxes sukses menghabisi Sunderland dengan skor akhir 2-0 bagi tuan rumah. Leicester yang beberapa waktu lalu sempat menghuni zona degradasi kini berhasil membuka harapan mereka untuk tetap bertarung di kompetisi musim depan.

Kemenangan sang juara musim lalu ini dibuka lewat aksi Islam Slimani pada menit ke-69. Hanya berselang sembilan menit, Jamie Vardy kembali menambah pundi-pundi gol The Foxes. Kemenangan dini hari tadi sekaligus membuat Leicester City mencatat 5 kali kemenangan beruntunnya musim ini.

Dan dengan kemenangan ini, Leicester City pun mengukuhkan tempat mereka di posisi 10 klasemen sementara musim ini. Dalam laga sebelumnya, mereka berhasil meraih kemenangan atas Liverpool dengan skor 3-1 pada 28 Februari 2017, Hull City 3-1 pada 4 Maret 2017, lalu menundukkan West Ham United 3-2 serta membungkam Stoke City dengan skor 2-0.

Laga Tengah Pekan : Manchester United vs Everton

Rabu dini hari nanti, Manchester United dijaadwalkan untuk bertemu Everton dalam laga tengah pekan Liga Premier Inggris musim 2016/2017. Dalam laga yang digelar di Stadion Old Trafford tersebut, Jose Mourinho akan menurunkan skuad terbaiknya. Sementara tim tamu berharap bisa membalas kekalahan mereka atas Liverpool di Anfield kemarin.

The Red Devils memang berniat untuk membayar hasil kurang memuaskan mereka pada akhir pekan lalu. Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan memang gagal meraih hasil maksimal saat menjamu West Bromwich Albion. Padahal United seharusnya bisa bermain lebih baik lagi dengan menyandang status sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Ronald Koeman justru sedang berada dalam situasi yang tidak terlalu menyenangkan. Kehilangan beberapa pilarnya di lini tengah, Koeman terpaksa memutar otak untuk bisa meracik skema yang pas daam kunjungannya ke Old Trafford musim ini. Selain itu, laga kali ini juga sekaligus menjadi kemenangan Koeman untuk ketiga kalinya di Theater of Dream, jika mereka menang tentunya.

Prediksi Laga Man United vs Everton

Ronald Koeman yang kembali mengandalkan Romelu Lukaku sebagai ujung tombak Everton
Ronald Koeman yang kembali mengandalkan Romelu Lukaku sebagai ujung tombak Everton

Manchester United sukses mencatat raihan positif yaitu tidak terkalahkan dalam 19 laga Premier League musim ini. Namun sayangnnya mereka hingga saat ini hanya mampu satu kemenangan dalam laga kandang. Kini skuad asuhan Jose Mourinho ini harus sadar jika kompetisi hanya tinggal menyisakan sembilan laga dan mereka masih memiliki lima poin dengan Manchester City di peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

Sedangkan dari kubu tim tamu Everton, jelas sekali bahwa mereka saat ini tengah mencari pelampiasan usai kekalahan telak 3-1 atas Liverpool dalam Partai Derby Merseyside akhir pekan kemarin. Dan lewat laga kontra United merupakan kesempatan yang sangat bagus. Sebab jika The Toffees menang maka mereka akan merebut posisi lima dari Tim Setan Merah sekaligus memperbesar peluang untuk ikut serta di kompetisi zona Eropa musim depan.

Everton bisa dibilang memiliki catatan buruk ketika bermain di kandang lawan. Akan tetapi situasi mereka saat ini cukup diuntungkan dengan adanya sang manajer, Ronald Koeman. Juru taktik asal Belanda ini memilii rekor bagus dalam setiap lawatannya ke Old Trafford. Dan jika The Toffees berhasil menang, maka Koeman akan jadi sosok manajer pertama di era Premier League yang mampu menang tiga kali beruntun di Theater of Dreams.

Perkiraan Susunan Pemain Man United vs Everton

Paul Pogba diperkirakan akan bermain pada dini hari nanti usai absen akibat cedera
Paul Pogba diperkirakan akan bermain pada dini hari nanti usai absen akibat cedera
  • Karena belum sembuh total dari cedera paha yang menimpanya, Juan Mata dipastikan tidak akan turun dalam laga dini hari nanti. Dua bek asal Inggris, Chris Smalling dan Phil Jones juga masih harus absen lantaran cedera yang menimpa mereka saat membela timnas di jeda internasional.
  • Meskipun begitu kabar baik juga banyak menghampiri United. Ander Herrera yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu akan bisa bermain dini hari nanti. Selain itu, manajer Jose Mourinho diprediksi akan menurunkan sang gelandang power, Paul Pogba yang sempat absen akibat cedera.
  • Kondisi sebaliknya justru dialami tim tamu. Ronald Koeman dipastikan akan kehilangan servis sejumlah andalannya di lini tengah baik akibat cedera maupun karena sanksi larangan bermain. Nama -nama seperti Ramiro Funes Mori, Seamus Coleman, Morgan Schneiderlin, James McCarthy, Yannick Bolasie dan Muhamed Besic adalah nama-nama yang dipastikan akan melewatkan perjalanan Everton ke Manchester.
  • Manchester United (4-2-3-1):
    David De Gea; Matteo Darmian, Marcos Rojo, Eric Bailly, Antonio Valencia; Michael Carrick, Ander Herrera; Anthony Martial, Henrikh Mkhitaryan, Jesse Lingard; Zlatan Ibrahimovic. Manajer: Jose Mourinho
  • Everton (4-3-3):
    Joel Robles; Leighton Baines, Phil Jagielka, Ashley Williams, Mason Holgate; Gareth Barry, Idrissa Gueye, Tom Davies; Dominic Calvert-Lewin, Romelu Lukaku, Ross Barkley. Manajer: Ronald Koeman

Klasemen Liga Inggris Matchday 30

Liverpool berhasil mengunci kemenangan dalam laga Derby Merseyside atas tim tamu Everton. Dalam laga yang digelar di Stadion Anfield tersebut, The Reds berhasil menutup laga dengan skor kemenangan 3-1. Sementara itu di Emirates Stadium, laga Big Match antara Arsenal menjamu Manchester City justru berakhir imbang dengan skor akhir 2-2.

Bertindak sebagai tuan rumah, Liverpool menjalani laga Derby Merseyside dengan cukup menjanjikan. Bahkan The Reds berhasil membuka keunggulan saat laga belu genap 10 menit. Namun kemenangan The Reds harus ternoda dengan kabar cedera yang menimpa sang penyerang Sadio Mane.

Di sisi lain, Manchester City yang berstatus sebagai tamu justru berhasil memaksa tuan rumah Arsenal bermain imbang. Bahkan skuad asuhan Pep Guardiola tersebut berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Leroy Sane saat laga baru berjalan lima menit. Akan tetapi berkat usaha keras, Tim Meriam London akhirnya berhasil mengakhiri laga dengan skor 2-2.

Derby Merseyside : Origi Bisa Diandalkan

Divock Origi sukses mencetak gol hanya tiga menit usai dirinya masuk menggantikan Sadio Mane
Divock Origi sukses mencetak gol hanya tiga menit usai dirinya masuk menggantikan Sadio Mane

Bermain tanpa kehadiran sang kapten utama, Jordan Henderson, Liverpool justru berhasil tampil mendominasi laga. Pertandingan bahkan belum genap 10 menit saat Sadio Mane berhasil membuka keunggulan The Reds. Sempat bertahan selama hampir setengah jam, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Matthew Pennington pada menit ke-28.

Beruntung aksi solo Philippe Coutinho berhasil membuat tuan rumah kembali unggul tiga menit kemudian. Namun sayang memasuki menit ke-57, Mane terpaksa ditarik keluar lapangan akibat cedera. Divock Origi pun masuk menggantikan Mane dan tiga menit berselang Origi sukses menambah keunggulan bagi Liverpool.

Dalam laga yang berakhir 3-1 bagi kemenangan Liverpool ini, ada yang menarik dari sosok Divock Origi. Sang pemain memang tidak pernah tampil mengecewakan jika telah diberim kepercayaan oleh sang manajer. Dan ini terbukti lewat satu gol yag dia cetak usai menggantikan Sadio mane.

“Derby Merseyside selalu terasa spesial bagi kami. Saya sangat bahagia, sejak berada disini, saya merasakan bahwa membantu tim meraih kemenangan dalam laga derby ini adalah hal yang sangat berarti. Semua orang sangat bergairah, kami memiliki satu target musim ini untuk finish di posisi yang sebaik mungkin. Saat ini kami telah berada di jalur yang tepat dan hanya harus terus melanjutkannya,” ujar Origi.

Bigmatch di Emirates Hanya Berakhir Imbang

Leroy Sane sukses membuat Manchester City unggul lebih dulu pada menit ke-5
Leroy Sane sukses membuat Manchester City unggul lebih dulu pada menit ke-5

Berstatus sebagai tim tamu, ternyata tidak membuat Manchester City bermain di bawah tekanan. Malah skuad asuhan Pep Guardiola tersebut berhasil unggul dua kali dalam laga yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut. Adalah aksi Leroy Sane pada menit ke-5 dan Sergio Aguero jelang paruh pertama usai.

Adapun gol balasan tim tuan rumah dicetak oleh Theo Walcott pada menit ke-40′ dan Shkodran Mustafi pada menit ke-53′. Hasil imbang ini memang tidak baik bagi kedua belah pihak. The Citizens kini harus merelakan posisi tiga klasemen yang kini ditempati Liverpool. Sementara peluang Arsenal untuk menembus posisi 4 besar kini semakin sulit.

Ditanyakan komentarnya usai laga Bigmatch tersebut, penyerang Arsenal, Danny Welbeck menuturkan bahwa tim seharusnya bisa lebih belajar dari kesalahan. “Kami harus memantau kinerja tim secara keseluruhan dan mempelajari penyebab dari kebobolan. Besarnya karakter tim tergantung bagaimana mereka merespons suatu hal,” kata Welbeck.

“Musim ini merupakan periode yang kurang bagus bagi Arsenal. Kami bertekad untuk terus melaju, namun harus kehilangan dua poin berharga. Hasil ini harus menjadi motivasi bangkit untuk menatap pertandingan berikutnya,” lanjut penyerang berusia 26 tahun tersebut.

Preview Arsenal vs Manchester City

Laga Big Match antara Arsenal melawan Manchester City akan digelar pada Minggu 2 April 2017 malam nanti. Pertandingan akhir pekan nanti sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Arsene Wenger yang tengah menghadapi persoalan hengkang dari Emirates Stadium. Sementara itu bagi kubu Manchester City, kemenangan pada laga kontra Arsenal bisa menjadi momentum untuk merebut posisi runner-up dari Tottenham Hotspur.

Arsenal memang tengah mengalami dilema yang cukup besar belakangan ini. Penampilan buruk dalam beberapa laga terakhir membuat prestasi Arsenal musim ini kian anjlok. Kesalahan pun ditumpahkan kepada sang juru taktik, Arsene Wenger. Banyak pihak dari mulai supporter, kritikus bahkan mantan pemain The Gunners pun meminta Wenger untuk meninggalkan kursis jabatannya sebagai manajer Tim Meriam London.

Bagi tim tamu Manchester City, kunjungan ke markas Arsenal untuk kesekian kalinya ini bukan merupakan tugas mudah. Meskipun mereka saat ini memiliki pencapaian yang lebih baik daripada The Gunners, ternyata sejarah mencatat bahwa The Citizens memiliki rekor buruk saat berkunjung ke Emirates Stadium. Dalam lima laga terakhirnya, Sergio Aguero dan kawan-kawan kerap gagal meraih pon penuh.

Arsenal vs Man City : Adu Tajam Striker

The Walcott diharapkan mampu menjadi pahlawan The Gunners
The Walcott diharapkan mampu menjadi pahlawan The Gunners

Meskipun kedua tim memiliki catatan yang cukup berbeda musim ini, ada satu kesamaan yang bisa menjadi sorotan. Adalah kemampuan lini serang mereka yang sama-sama memiliki ketajaman luar biasa. Manchester City dengan Sergio Kun Aguero nya, sementara Arsenal dengan The Walcott yang belum lama ini baru saja mencetak rekor 100 gol nya bersama The Gunners. Kedua nama ini diprediksi akan membuat laga Big Match menjadi sangat menarik.

Dari kubu City, Aguero merupakan sosok pemain yang memiliki rasio gol terbesar kedua setelah Thierry Henry. Kemampuannya soal menjebol gawang tim-tim asal kota London tidak perlu dipertanyakan. Aguero memiliki rasio gol sebesar 0,70 usai mencetak 37 gol dari 53 pertandingan menghadapi tim dari Ibukota Inggris tersebut. Tuan rumah sebaiknya mewaspadai sosok penyerang asal Argentina yang satu ini jika tidak ingin terpeleset.

Sementara itu, keberadaan Theo Walcott sejak awal di Arsenal sejatinya bukanlah sosok bomber sepertii halnya Aguero. Peran pemain berkebangsaan Inggris tersebut lebih banyak berkutat di sektor sayap dari masa ke masa. Ini juga didukung dengan The Gunners yang kerap memiliki sosok striker ujung sebut saja Robin van Persie hingga Olivier Giroud. Namun semakin kesini, ketajaman Walcott untuk urusan mencetak gol sepertinya tidak perlu diragukan lagi.

Pemain Yang Menghubungkan Arsenal – Manchester  City

Ketajaman Aguero akan menjadi sorotan dalam laga Arsenal kontra City
Ketajaman Aguero akan menjadi sorotan dalam laga Arsenal kontra City

Selain dua nama di atas (Aguero dan Walcott), ternyata Arsenal dan Manchester City memiliki semacam hubungan dalam hal pemain. Hubungan ini yaitu cukup banyak mantan punggawa The Gunners yang akhirnya bergabung dengan The Citizens. Sejak mendapat suntikan dana dari investor timur tengah, Manchester City memang kerap mengambil sejumlah pemain dari klub besar. Berikut adalah daftar pemain tersebut:

  • Emmanuel Adebayor
    Awal kepindahan Adebayor terjadi lantaran perseteruannya dengan Nicklas Bendtner. Hubungan yang semakin memanas tersebut membuat sang pemain jarang diturunkan dalam setiap laga The Gunners. Hal ini pun membuat Adebayor gerah dan akhirnya memutuskan untuk hengkang.
  • Kolo Toure
    Keputusan osok pemain belakang yang satu ini terbilang cukup mengejutkan. Pasalnya Toure sendiri yang meminta untuk dijual usai terlibat perselisihan dengan William Gallas.
  • Gael Clichy
    Alasan Gael Clichy memilih untuk hengkang dari Emirates Stadium memang cukup tepat. Mengingat Arsenal selalu memiliki talenta baru di sektor bek sayap. Apalagi memilih City sebagai destinasi klub baru terbilang cukup menguntungkan secara finansial.
  • Samir Nasri
    Sementara itu, sosok Samir Nasri memilih hengkang dari Arsenal usai tak kunjung meraih gelar bersama Tim Meriam London. Cukup tepat keputusan Nasri, mengingat dirinya kini telah memenangkan satu gelar bersama The Citizens.
  • Bacary Sagna
    Sagna memilih untuk bergabung dengan Manchester City dengan status bebas transfer sebelum musim 2014-2015 dimulai. Penyebabnya yaitu permintaan gaji sebesar 150 ribu poundsterling (Rp 2,4 miliar) per pekan yang dia minta tidak dipenuhi manajemen The Gunners.

Gabung Madrid, United Siapkan Pengganti De Gea

David De Gea telah lama dikabarkan akan meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Real Madrid. Minimnya prestasi Tim Setan Merah usai ditinggalkan Sir Alex Ferguson merupakan salah satu alasan mengapa De Gea mulai gerah berada di Old Trafford. Selain itu, ditambah faktor rindu bermain di kampung halaman dikabarkan menjadi alasan mengapa De Gea memberikan respon positif terhadap tawaran El Real.

Memang merupakan kabar yang kurang mengenakan bagi para fans The Red Devils. Pasalnya, kiprah fantastis De Gea di bawah mistar gawang tidak dibarengi dengan menanjaknya prestasi klub. Ini pun menjadi magnet bagi Madrid yang merindukan kiper handal sejak ditinggalkan Iker Casillas. Beberapa nama seperti Diego Lopez, Keylor Navas hingga Kiko Casilla pun belum mampu memenuhi standar yang ditetapkan Casillas sebagai kiper utama Los Blancos.

Memang Manchester United memegang kendali lebih besar terhadap keputusan hengkang atau tidaknya kiper asal Spanyol tersebut. Namun apabila dipertahankan, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi tim mengingat hati dan pikiran De Gea tidak lagi untuk The Red Devils dan ini akan merugikan. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kehilangan aset terbaiknya tersebut, United telah memantau beberapa nama sebagai pengganti De Gea.

De Gea Yang Haus Akan Prestasi

Momen David De Gea bersama Manchester United
Momen David De Gea bersama Manchester United

Sejak kedatangannya ke Old Trafford, David De Gea telah menjelma menjadi sosok yang tidak tergantikan di bawah mistar gawang Tim Setan Merah. Performa maksimal kiper asal Spanyol tersebut memang telah memberi harapan baru bagi United yang kembali menemukan penerus tradisi kiper dewa sejak era Peter Schmeicel maupun Edwin Van der Sar. Namun miskinnya prestasi selama empat musim terakhir kian lama membuat De Gea jengah.

De Gea bahkan sempat dikabarkan hampir meninggalkan Old Trafford pada awal musim 2015-16. Kekasih dari Edurne Garcia tersebut kerap diberitakan akan kembali ke negara asalnya dan bermain untuk Real Madrid. Akan tetapi proses negosiasi antara kedua belah pihak ternyata gagal dan membuat kepindahan De Gea ke klub asal Ibukota Spanyol gagal terjadi.

Harapan De Gea sebenarnya sempat tumbuh sejak klub memutuskan untuk merekrut Jose Mourinho sebagai manajer Manchester United pada awal musim 2016-17. Mou diharapkan bisa menyalakan kembali optimisme De Gea di The Red Devils. Akan tetapi melihat fakta yang terjadi saat ini, akan sulit bagi De Gea memikirkan mengapa dirinya harus bertahan dalam tim yang kesulitan bersaing di papan atas Premier League.

Daftar Calon Pengganti De Gea di Old Trafford

Ekspresi sedih David De Gea
Ekspresi sedih David De Gea

Untuk mengantisipasi kekosongan spot yang ditinggalkan De Gea jika nanti benar-benar meninggalkan United, telah muncul beberapa nama yang diperkirakan menjadi incaran Tim Setan Merah. Berikut adalah beberapa nama tersebut:

  • Keylor Navas
    Keylor Navas merupakan bagian dari transfer David De Gea ke Real Madrid pada musim panas 2015. Kiper asal Kosta Rika tersebut sudah bersiap berangkat ke Manchester, namun kesalahan komunikasi dan keterlambatan berkas membuat proses transfer gagal. Satu pertimbangan yang dapat membuat Jose Mourinho menolak Navas adalah usianya yang sudah menginjak 30 tahun.
  • Jasper Cillessen
    Cillessen bergabung ke Barcelona pada awal musim 2016-17 hanya untuk menghangatkan bangku cadangan. Fakta tersebut membuat Cillessen berpeluang menjadi satu di antara incaran Manchester United jika David De Gea hengkang dari klub tersebut.
  • Kasper Schmeichel
    Mengemban nama Schmeichel memang tidak mudah bagi Kasper. Namun prestasi yang ia torehkan bersama Leicester City ketika menjuarai Premier League berhasil melepaskannya dari bayang-bayang sang ayah, Peter Schmeichel. Kepindahan Kasper ke Manchester United akan mewujudkan skenario yang indah karena Old Trafford sudah seperti taman bermain Kasper ketika ia masih kanak-kanak.
  • Joe Hart
    Sebagai kiper utama tim nasional Inggris dan kenyang pengalaman di Premier League, membuat Hart menjadi alternatif yang rasional. Setelah masa peminjamannya habis bersama Torino, Hart memiliki kesempatan untuk kembali bermain di Premier League. Namun Manchester United akan mendapat persaingan karena Arsenal dan Liverpool juga tertarik untuk menampung Hart.

Prediksi Liverpool vs Everton, Derby di April Mop

Hari pertama di bulan April merupakan tanggal yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang. Selain karena tanggal tersebut adalah tanggal 1 dimana banyak orang yang merayakan April Mop, pada tanggal tersebut ternyata juga digelar pertandingan derbi sakral antara dua klub asal kota Merseyside.

Yap, apalagi kalau bukan Liverpool melawan Everton. Dalam laga Derby Merseyside kali ini, The Reds dijadwalkan untuk menjadi tuan rumah. Liverpool sebagai tuan rumah tentu tidak ingi bermain buruk di hadapan para publik Anfield. Sementara Everton diperkirakan tidak akan menjadi lawan yang mudah bagi tuan rumah The Reds.

Derbi antara Liverpool menghadapi Everton pada akhir pekan nanti akan menjadi semakin seru mengingat performa kedua tim bisa dibilang sangatlah kontras. Liverpool yang pada awal musim sempat tampil jumawa, kini harus mengakui bahwa mereka sedang dalam masa terpuruk jika dibandingkan sang rival, Everton.

Everton dalam beberapa laga terakhir memang terlihat mampu membuat mental calon lawannya ciut. The Toffees sukses meraih kemenangan besar kontra beberapa tim. Bahkan Romelu Lukaku dan kawan-kawan berhasil mengandaskan perlawanan Manchester City dengan skor akhir 4-0 di Goodison Park  beberapa bulan lalu.

Preview Laga Liverpool vs Everton

Romelu Lukaku yang penampilannya semakin impreif bersama Everton
Romelu Lukaku yang penampilannya semakin impreif bersama Everton

Liverpool dan Everton sudah bertemu sebanyak total 278 kali. The Reds masih memimpin perolehan dengan catatan 116 kemenangan ketimbang Everton yang hanya mencatat 82 kemenangan. Dari catatan rekor tersebut, Liverpool terlihat berhasil meraih kemenangan lebih banyak ketika mereka bermain di Anfield.

Oleh karena itu, laga pada akhir pekan nanti diperkirakan akan menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad asuhan Jurgen Klopp tersebut. Philippe Coutinho pun mengaku sudah tidak sabar untuk menjalani Derby Merseyside pada akhir pekan nanti. Coutinho mengaku sangat bersemangat meskipun dirinya menyadari bahwa laga tersebut tidaklah mudah.

“Rivalitas kami dengan Everton sangat intens. Saya telah menjalani laga ini, baik kandang maupun tandang, intensitas antar pendukung sama kuatnya. Para penonton di televisi dapat menyaksikan, ini merupakan salah satu laga tersulit. Saya yakin pertandingan Sabtu nanti sama beratnya dengan partai-partai sebelumnya.”

“Derby Merseyside sangat baik. Satu minggu sebelum laga, Anda mulai tidak sabar menunggu hari pertandingan. Ketika Anda meraih kemenangan, kebahagiaan yang dirasakan sangat luar biasa,”ujar pemain berkebangsaan Brasil tersebut.

Data dan Fakta Jelang Pertandingan Liverpool vs Everton

Sadio Mane yang merupakan mesin gol The Reds
Sadio Mane yang merupakan mesin gol The Reds
  • Kedua tim tercatat musim ini telah bertemu pada 20 Desember 2016 lalu di ajang Liga Inggris. Kala itu The Reds berhasil mengungguli tuan rumah Everton dengan skor akhir 0-1
  • Liverpool telah turun bertanding pada jadwal bola 19 Maret 2017, melawan Manchester City dalam laga yang akhirnya berakhir dengan 1-1. Liverpool juga telah turun ke lapangan melawan Burnley pada tanggal 12 Maret 2017. Dalam pertandingan ini, 2-1 menjadi hasil akhir saat peluit panjang berbunyi.The Reds masih berada di peringkat 4 dengan 56 poin yang di kumpulkan.
  • Laga terakhir yang dilakoni oleh Everton berlangsung tepatnya pada jadwal bola tanggal 18 Maret 2017, melawan Hull City dalam ajang Liga Inggris. Pertandingan itu berakhir dengan 4-0.
  • Everton sendiri di pekan sebelumnya justru tampil gemilang dengan mencukur Hull City dengan skor meyakinkan 4-0 tanpa balas. Hasil manis yang kemudian menempatkan The Toffes di peringkat ke 7 dengan 50 poin. Everton juga sempat berhadapan dengan U. De Concepcion dalam ajang Chile: Primera Division – Clausura dengan skor akhir 2-0.
  • Menurut catatan peremuan antara Liverpool menghadapi Everton, The Reds memimpin dengan catatan 116 kemenangan berbanding Everton yang hanya 82 kemenangan.
  • Berdasarkan data beberapa pertandingan terakhir, Liverpool memiliki peluang kemenangan 20%, sedangkan Everton sebesar 60% dan kemungkinan hasil pertandingan ini imbang adalah 20%.

Kedatangan Koulibaly dan Nasib Para Punggawa Chelsea

Chelsea dikabarkan akan mendatangkan satu lagi seorang pemain. Adalah sosok Kalidou Koulibaly yang kini menjadi target Antoinio Conte untuk melengkapi lini belakang The Blues. Koulibaly disebut-sebut bakal menjadi pemain pengganti sosok Branislav Ivanovic yang hengkang dari Stamford Bridge beberapa waktu lalu.

Sebenarnya ketertarikan Conte pada pemain bertahan Napoli sudah muncul di permukaan sejak musim panas 2016 lalu. Namun sayang, saat itu pemain berkebangsaan Senegal tersebut memilih untuk bertahan di Napoli. The Blues yang telah menyiapkan dana sebesar 58 juta euro (Rp 834 miliar) pun terpaksa gigit jari saat itu.

Namun sepertinya harapan Chelsea kini kembali terbuka lebar usai Koulibaly memberikan sinyal ketika dirinya baru saja tiba di London untuk memperkuat Senegal: “Sebuah kehormatan bagi saya untuk bisa bermain di Liga Inggris. Namun saat ini saya bermain untuk Napoli. Itu pertama kalinya saya mengunjungi di London dan rasanya sungguh luar biasa,” ujar Koulibaly.

Koulibaly Isyaratkan Peluang Gabung Chelsea

Koulibaly isyaratkan gabung ke Stamford Bridge
Koulibaly isyaratkan gabung ke Stamford Bridge

Dalam wawancara tersebut memang penjelasan Koulibaly terkesan sedikit bernada penolakan. Namun pemain belakang Napoli tersebut kembali menjelaskan kepada media. Dan dalam penjelasannya kali ini, Koulibay menyiratkan sedikit peluang apabila Conte masih menaruh ketertarikan kepadanya di musim depan.

“Ya, kita semua tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Sekarang ini, saya memberikan fokus saya 100% kepada. Sepertinya saya tetap bertahan di Napoli, namun kita semua tidak pernah tahu. Kita tidak bisa membicarakannya disini saat ini. Kita lihat saja nanti,” ujar pemain berusia 25 tahun tersebut.

Melihat komentar Kouibaly yang seperti ini, tampaknya Chelsea harus kembali menyiapkan budget untuk transfer di akhir musim nanti. Sebab ada kemungkinan bahwa Napoli akan menaikan nilai transfer Koulibaly  musim depan. Mengingat kedua belah pihak baik Koulibaly dan Chelsea sama-sama tersirat ketertarikan.

Nasib Hazard di Stamford Bridge

Eden Hazard ditawarkan kontrak baru
Eden Hazard ditawarkan kontrak baru

Sementara itu kabar dari internal Chelsea berhembus bahwa The Blues segera menawarkan kontrak baru kepada Eden Hazard.Gelandang serang asal Belgia tersebut berhasil menjadi sosok kunci dibalik kesuksesan Chelsea musim ini. Kombinasi Hazard – Costa – Pedro di lini depan membuat pola serangan The Blues menjadi lebih variatif.

Sampai matchday ke-29 ini, Chelsea telah berhasil menguasai puncak klasemen dengan mengumpulkan 59 poin. Seiring dengan Hazard yang telah berhasil menyumbangkan 11 gol dan empat assist di ajang Premier League. Alhasil, saat ini Hazard pun kembali menjadi buruan banyak klub raksasa Eropa.

Memang beberapa musim lalu Hazard sempat mengalami masa-masa suram saat Chelsea berada dibawah kepemimpinan Jose Mourinho. Sangat berbanding terbalik dibandingkan saat dirinya meraih gelar pemain terbaik di musim 2014-2015. Namun usai kedatangan manajer Antonio Conte, Hazard kembali menemukan pola permainannya dan kini Real Madrid bahkan menyiapkan budget memboyong pemain berpostur 173 cm tersebut di musim depan.

Chelsea tentu tidak ingin mengambil keputusan bodoh dengan melepas aset pentingnya tersebut. Tak ingin kecolongan, The Blues memberikan sinyal akan perpanjangan kontrak baru kepada Hazard dalam waktu dekat. Selain menawarkan kontrak baru kepada sang pemain, Chelsea juga akan dikabarkan berniat menaikkan gaji sang pemain yang saat ini berada di kisaran 200.000 pounds atau sekitar Rp 3,3 miliar.