Chelsea vs Sunderland: Kisah Walcott Dibalik Ruang Ganti

Kekalahan Arsenal tiga gol tanpa balas oleh Crystal Palace seakan membuat harapan Theo Walcott dan kawan-kawan untuk bisa finish di empat besar sirna. Penampilan fantastis Andres Townsend dan kawan-kawan sukses membuat The Gunners tidak berkutik di hadapan publik Stadion Selhurst. Skuad Meriam London bermain tidak seperti biasanya ketika mereka menggulung West Ham kemarin.

Atas kekalahan timnya tersebut, Theo Walcott pun mengaku kecewa. Apalagi melihat raut kekecewaan para fans The Gunners mengiringi langkah mereka ke ruang ganti. Sontak suasana ruang ganti di Stadion Crystal Palace tersebut menjadi suram. Aura tidak nyaman mulai terlihat dari para pemain. Sang kapten pun mengklarifikasi kekalahan telak tersebut di situs klub resmi The Gunners,

“Malam ini bukan milik kami, juga bukan penampilan Arsenal yang seperti biasa. Kami sudah melakukan segalanya, tapi ternyata tak mampu. Kami harus merespon kondisi ini dengan latihan berat. Suasana sungguh tak nyaman, seluruh pemain terdiam, begitu juga manajer dan tim pelatih, meski hanya sesaat. Kami semua kecewa, dan itu tak terbantahkan. Apapun yang terjadi, kami akan bangkit pada laga berikutnya, sampai akhir musim.” ucap Walcott di website Arsenal.

Ibra Sewot Dibilang Susah Diatur

Ibra kesal saat dibilang dirinya sudah diatur
Ibra kesal saat dibilang dirinya sudah diatur

Sementara itu, ujung Tim Setan Merah, Zlatan Ibrahimovic, meradang saat mendengar banyak kabar yang menyebut dirinya sebagai sosok pemain yang susah diatur. Pemain asal Swedia itu pun tak ambil pusing akan kabar miring tersebut. Mantan pemain PSG tersebut menilai bahwa dirinya merupakan sosok pemain yang mampu mencetak prestasi dimanapun dirinya bermain.

“Saya hanya mencoba menjadi diri sendiri. Saya membawa pengalaman yang didapat di klub sebelumnya. Saya hanya membawa beberapa hal yang masih dalam taraf wajar. Saya hanya akan membawa karakter yang telah saya miliki selama puluhan tahun,” ujar Ibrahimovic.

“Ya, saya tau banyak orang yang mengatakan bahwa saya adalah pemain yang sulit diatur dan memiliki karakter lebih buruk dibandingkan dengan para pemain lain. Namun terlepas dari semua itu, saya bisa menjadi juara di klub manapun. Jadi apa masalahnya? Satu-satunya hal yang bagus adalah kami belum terkalahkan,” Ibra membela diri.

Costa Mulai Tidak Betah di London saat menjelang Chelsea vs Sunderland?

Costa mengaku mulai tidak betah menjalani kehidupan di kota London
Costa mengaku mulai tidak betah menjalani kehidupan di kota London

Di lain tempat, penyerang The Blues, Diego Costa dikabarkan sangat rentan untuk hengkang dari Stamford Bridge. Kabar tersebut mulai santer terdengar usai banyaknya tawaran dari klub Liga Super Cina yang menginginkan jasa pemain berusia 29 tahun tersebut. Belum lagi selentingan kabar yang menyebutkan bahwa Costa kurang begitu suka dengan kehidupan di Kota London.

“Saya memiliki sisa kontrak berdurasi dua tahun. Saya sangat bahagia di Chelsea. Klub ini memberikan saya banyak hal. Saya berada di tim yang memberi banyak motivasi. Meski bahagia saat saya bermain pada pertandingan Prediksi Chelsea vs Sunderland, saya belum tentu senang dengan kehidupan di London. Saya harus menjalani kehidupan yang sangat berbeda di sini. Akan tetapi, saya tidak masalah dengan hal tersebut,” tutur Costa.

Update!!!

Saksikan Pertandingan Bola Chelsea vs Sunderland pada hari Minggu 2017 jam 21 malam nanti. (data diambil dari situs jadwal bola SUNDUL)

Sebenarnya Costa, mengaku sangat bahagia bisa membela klub sekelas Chelsea. Akan tetapi, perbedaan kultur dan budaya dengan tanah kelahirannya membuat sang pemain kurang bahagia menjalani kehidupannya di Kota London.

Hal ini tentu cukup membahayakan bagi Chelsea. Mengingat sosok Costa yang cukup krusial dalam kesuksesan The Blues musim ini. Sejak bergabung dengan Skuad London Biru, Diego Costa telah mengoleksi 54 gol dan 22 assist dari 112 penampilan di berbagai ajang kompetisi bersama Chelsea.

Problematika Klopp Bersama The Reds

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp boleh jadi was-was dalam menangani The Reds dalam menjalani sisa musim ini. Pasalnya Philippe Coutinho dan kawan-kawan memiliki catatan yang kurang bagus dalam menghadapi eksekusi bola mati. The Reds kerap kali kebobolan dalam situasi set-piece saat menghadapi lawan-lawannya. Dan masalah Liverpool tampakna bukan hanya itu saja.

Hal ini tentu bukanlah hal baru bagi klub yang bermarkas di Anfield tersebut. Mengingat sejak jaman kepelatihan Brendan Rodgers, catatan rekor mereka atas tendangan bebas sudah buruk. Liverpool bahkan pernah mengalami situasi serupa (kebobolan dua kali) ketika menghadapi Queens Park Rangers, yang ketika itu diklaim sebagai klub terburuk di Premier League.

Belum lagi kini situasi badai cedera yang dialami ooleh klub yang bermarkas di Anfield tersebut. Yang terbaru adalah Sadio Mane yang dipastikan akan absen dalam dua bulan. Mane mengalami cedera saat The Reds menjalani laga Derby Merseyside dimana saat itu mereka menang dengan skor cukup fantastis 3-1. Ini tentu akan semakin memberatkan langkah Klopp untuk mempertahankan spot 4 besar.

Masalah Set Piece dan Tim Papan Tengah

The Reds kerap kali menemui masalah dalam situasi set piece
The Reds kerap kali menemui masalah dalam situasi set piece

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, pun mengakui bahwa dari enam klub papan atas Premier League 2016-2017, Liverpool merupakan klub yang paling banyak kebobolan dari situasi set piece (enam gol). Diikuti oleh Manchester City (4 gol), diikuti Arsenal (3 gol), Tottenham Hotspur dan Manchester United (2 gol), serta Chelsea (1 gol).

“Masalah semacam ini masih menjadi tanda tanya bagi kami dan kami masih berusaha untuk mencari jawabannya. Sepertinya situasi semacam ini saat ini bukan menjadi kemampuan andalan kami. Namun kami masih terus mencari solusi atas masssalah ini.” ujar Klopp kepada media setempat.

Tidak hanya situasi set piece, Liverpool juga seringkali mengalami kesulitan saat menghadapi klub-klub mediocre (papan tengah) maupun peringkat bawah. Yang kerap kali menjadi masalah krusial ketika menghadapi klub-klub tersebut yaitu ketika mereka menghadapi situasi dalam mengantisipasi serangan balik lawan.

Ini tentu saja akan menjadi hambatan Klopp dalam mempertahankan posisi mereka di empat besar. Sebab selisih poin mereka dengan Arsenal maupun tim lain di bawahnya tidaklah terlalu mencolok. Dan akan sangat disayangkan jika mereka harus terpeleset akibat hal sepele semacam ini.

Cedera Mane Menambah Beban Klopp Pertahankan Empat Besar

Cedera Sadio Mane menjadi salah satu kerugian bagi Klopp
Cedera Sadio Mane menjadi salah satu kerugian bagi Klopp

Disamping masalah set piece dan kesialan Liverpool saat menghadapi tim papan tengah, cedera Sadio Mane juga menjadi hal vital. Penyerang asal Senegal tersebut mengalami cedera saat Liverpool menghabisi Everton dengan skor 3-1 dalam partai Derby Merseyside beberapa pekan lalu.

Mane yang kala itu terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-57 kini divonis terpaksa absen paling sedikit selama 2 bulan akibat cedera lututnya. Tentu hal ini akan sangat merugikan bagi The Reds, mengingat kompetisi hanya menyisakan kurang dari 6 laga menjelang akhirnya.

Menurut kabar yang beredar, kini Mane telah menjalani operasi lutut di London pada Selasa kemarin. Operasi tersebut kabarnya akan ditangani langsung ahli bedah lutut asal Inggris, Dr Andy Williams. Sang dokter pula yang menyarankan Mane untuk menjalani operasi demi memperbaiki lututnya yang mengalami cedera.

Dengan estimasi akan absen selama paling sedikit dua bulan, maka Sadio Mane terpaksa menyelesaikan musim ini lebih cepat daripada pemain Liverpool lainnya. Dan sang manajer, Jurgen Klopp pun berharap jika sang pemain bisa kembali merumput saat The Reds menjalani persiapan pramusim.

 

 

Coutinho Pecahkan Rekor di Kandang Stoke

Liverpool berhasil mengalahkan tuan rumah Stoke City lewat come back mengesankan usai kebobolan lebih dulu. Gol kemenangan The Reds dicetak oleh Philippe Coutinho dan Roberto Firmino, sementara gol tuan rumah dicetak oleh Jonathan Walters. Sebagai tuan rumah Stoke City bermain cukup mendominasi, hal ini dibuktikan lewat gol yang membuat mereka unggul lebih dulu.

Sedangkan dari kubu tamu, manajer Jurgen Klopp menurunkan susunan pemain terbaiknya. Dengan barisan ujung tombak mereka yang dihuni oleh nama-nama seperti Roberto Firmino, Philippe Coutinho dan Daniel Sturridge. Terkecuali Sadio Mane yang mengalami cedera dalam laga melawan Everton, The Reds turun dengan skema 4-3-3 andalan Klopp. Menurut kabar beredar, Mane akan absen hingga 2 bulan ke depan.

Sementara itu, gol penyama kedudukan yang diciptakan Coutinho dalam laga tersebut membuat sang pemain menjadi pemain Brasil yang mencetak gol terbanyak dalam ajang Premier Liga. Sebelumnya, rekor tersebut sempat dipegang oleh sang senior, Juninho Paulista. Dengan total raihan 30 gol nya di Liga Inggris, kini Coutinho menjadi pemain tim samba yang termuda dan terbanyak mengoleksi gol di tanah Britania, unggul satu diatas Juninho.

Juninho Bangga Coutinho Melampaui Dirinya

Coutinho melampaui rekor Juninho
Coutinho melampaui rekor Juninho

Salah satu bintang senior Brasil, Juninho Paulista, mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian sang junior yang mampu melampaui pencapaiannya. Juninho mengaku tidak pernah mengira bahwa rekor tersebut akan terpecahkan. Pasalnya, jarang sekali talenta asal Brasil yang bisa meraih kesuksesan di ajang Premier Liga. Namun kini hal tersebut telah dipatahkan Coutinho.

“Saya senang dia (Coutinho) mengambil alih rekor saya. Saya tidak berpikir rekor ada pemain lain yang bisa mencatatkan rekor tersebut. Setelah Neymar, Coutinho bisa dianggap sebagai pemain terbaik di Brasil. Dia memiliki kelas yang berbeda dan layak mendapatkan semua yang diraihnya karena dia telah berusaha sangat keras,” tuturJuninho dalam wawancara dengan media setempat.

Juninho juga mengungkapkan bahwa Coutinho memiliki peran vital di lini depan Liverpool. Menurutnya, kontribusi Coutinho saat ini tidak bisa digantikan oleh siapapun di kubu The Reds, “Satu di antara kualitas terbaik Coutinho adalah kemampuannya dalam mencari ruang. Banyak pihak yang berpikir tipe pemain sepertinya akan menemui kesulitan untuk beradaptasi di Inggris dibandingkan di Spanyol,” tambah Juninho.

Coutinho Sebut Performa Firmino Bawa Mereka Kalahkan Stoke

Coutinho memuju performa ciamik Firmino dalam laga kontra Stoke
Coutinho memuju performa ciamik Firmino dalam laga kontra Stoke

Sementara itu, ditanyakan komentarnya usai membawa Liverpool mengalahkan Stoke City, Coutinho justru memuji permainan Roberto Firmino. Coutinho menyebut rekan senegaranya tersebut memiliki kecerdikan yang tidak dimiliki oleh pemain lain. Kemampuan Firmino untuk mencari bola membuat sang pemain kerap kali menjadi penyelamar bagi laga-laga krusial The Reds menurut Coutinho.

“Roberto Firmino adalah pemain cerdas. Dia sering berlari diagonal dan itu sangat penting dalam permainan tim. Dia selalu siap menerima bola. Bila tak bisa mencetak gol, dia akan membantu pemain lain. Kami mengenal satu sama lain dengan baik. Jadi, saat bersama-sama membela tim nasional Brasil, kami sudah tahu pergerakan masing-masing. Dalam pertandingan ataupun latihan, kami saling mengerti,” ujar Coutinho.

Dalam laga tersebut, Philippe Coutinho berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Sebelum akhirnya Roberto Firmino sukses melepaskan tendangan keras  yang menghujam gawang Stoke. Skor 2-1 pun menutup laga yang digelar di markas Stoke City tersebut. Dan berkat gol tersebut, Coutinho kini juga berhasil mencatatkan dirinya sebagai pemain Brasil yang paling subur di Premier Liga melebihi sang senior, Juninho Paulista.

Gabung Madrid, United Siapkan Pengganti De Gea

David De Gea telah lama dikabarkan akan meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Real Madrid. Minimnya prestasi Tim Setan Merah usai ditinggalkan Sir Alex Ferguson merupakan salah satu alasan mengapa De Gea mulai gerah berada di Old Trafford. Selain itu, ditambah faktor rindu bermain di kampung halaman dikabarkan menjadi alasan mengapa De Gea memberikan respon positif terhadap tawaran El Real.

Memang merupakan kabar yang kurang mengenakan bagi para fans The Red Devils. Pasalnya, kiprah fantastis De Gea di bawah mistar gawang tidak dibarengi dengan menanjaknya prestasi klub. Ini pun menjadi magnet bagi Madrid yang merindukan kiper handal sejak ditinggalkan Iker Casillas. Beberapa nama seperti Diego Lopez, Keylor Navas hingga Kiko Casilla pun belum mampu memenuhi standar yang ditetapkan Casillas sebagai kiper utama Los Blancos.

Memang Manchester United memegang kendali lebih besar terhadap keputusan hengkang atau tidaknya kiper asal Spanyol tersebut. Namun apabila dipertahankan, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi tim mengingat hati dan pikiran De Gea tidak lagi untuk The Red Devils dan ini akan merugikan. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kehilangan aset terbaiknya tersebut, United telah memantau beberapa nama sebagai pengganti De Gea.

De Gea Yang Haus Akan Prestasi

Momen David De Gea bersama Manchester United
Momen David De Gea bersama Manchester United

Sejak kedatangannya ke Old Trafford, David De Gea telah menjelma menjadi sosok yang tidak tergantikan di bawah mistar gawang Tim Setan Merah. Performa maksimal kiper asal Spanyol tersebut memang telah memberi harapan baru bagi United yang kembali menemukan penerus tradisi kiper dewa sejak era Peter Schmeicel maupun Edwin Van der Sar. Namun miskinnya prestasi selama empat musim terakhir kian lama membuat De Gea jengah.

De Gea bahkan sempat dikabarkan hampir meninggalkan Old Trafford pada awal musim 2015-16. Kekasih dari Edurne Garcia tersebut kerap diberitakan akan kembali ke negara asalnya dan bermain untuk Real Madrid. Akan tetapi proses negosiasi antara kedua belah pihak ternyata gagal dan membuat kepindahan De Gea ke klub asal Ibukota Spanyol gagal terjadi.

Harapan De Gea sebenarnya sempat tumbuh sejak klub memutuskan untuk merekrut Jose Mourinho sebagai manajer Manchester United pada awal musim 2016-17. Mou diharapkan bisa menyalakan kembali optimisme De Gea di The Red Devils. Akan tetapi melihat fakta yang terjadi saat ini, akan sulit bagi De Gea memikirkan mengapa dirinya harus bertahan dalam tim yang kesulitan bersaing di papan atas Premier League.

Daftar Calon Pengganti De Gea di Old Trafford

Ekspresi sedih David De Gea
Ekspresi sedih David De Gea

Untuk mengantisipasi kekosongan spot yang ditinggalkan De Gea jika nanti benar-benar meninggalkan United, telah muncul beberapa nama yang diperkirakan menjadi incaran Tim Setan Merah. Berikut adalah beberapa nama tersebut:

  • Keylor Navas
    Keylor Navas merupakan bagian dari transfer David De Gea ke Real Madrid pada musim panas 2015. Kiper asal Kosta Rika tersebut sudah bersiap berangkat ke Manchester, namun kesalahan komunikasi dan keterlambatan berkas membuat proses transfer gagal. Satu pertimbangan yang dapat membuat Jose Mourinho menolak Navas adalah usianya yang sudah menginjak 30 tahun.
  • Jasper Cillessen
    Cillessen bergabung ke Barcelona pada awal musim 2016-17 hanya untuk menghangatkan bangku cadangan. Fakta tersebut membuat Cillessen berpeluang menjadi satu di antara incaran Manchester United jika David De Gea hengkang dari klub tersebut.
  • Kasper Schmeichel
    Mengemban nama Schmeichel memang tidak mudah bagi Kasper. Namun prestasi yang ia torehkan bersama Leicester City ketika menjuarai Premier League berhasil melepaskannya dari bayang-bayang sang ayah, Peter Schmeichel. Kepindahan Kasper ke Manchester United akan mewujudkan skenario yang indah karena Old Trafford sudah seperti taman bermain Kasper ketika ia masih kanak-kanak.
  • Joe Hart
    Sebagai kiper utama tim nasional Inggris dan kenyang pengalaman di Premier League, membuat Hart menjadi alternatif yang rasional. Setelah masa peminjamannya habis bersama Torino, Hart memiliki kesempatan untuk kembali bermain di Premier League. Namun Manchester United akan mendapat persaingan karena Arsenal dan Liverpool juga tertarik untuk menampung Hart.

Kedatangan Koulibaly dan Nasib Para Punggawa Chelsea

Chelsea dikabarkan akan mendatangkan satu lagi seorang pemain. Adalah sosok Kalidou Koulibaly yang kini menjadi target Antoinio Conte untuk melengkapi lini belakang The Blues. Koulibaly disebut-sebut bakal menjadi pemain pengganti sosok Branislav Ivanovic yang hengkang dari Stamford Bridge beberapa waktu lalu.

Sebenarnya ketertarikan Conte pada pemain bertahan Napoli sudah muncul di permukaan sejak musim panas 2016 lalu. Namun sayang, saat itu pemain berkebangsaan Senegal tersebut memilih untuk bertahan di Napoli. The Blues yang telah menyiapkan dana sebesar 58 juta euro (Rp 834 miliar) pun terpaksa gigit jari saat itu.

Namun sepertinya harapan Chelsea kini kembali terbuka lebar usai Koulibaly memberikan sinyal ketika dirinya baru saja tiba di London untuk memperkuat Senegal: “Sebuah kehormatan bagi saya untuk bisa bermain di Liga Inggris. Namun saat ini saya bermain untuk Napoli. Itu pertama kalinya saya mengunjungi di London dan rasanya sungguh luar biasa,” ujar Koulibaly.

Koulibaly Isyaratkan Peluang Gabung Chelsea

Koulibaly isyaratkan gabung ke Stamford Bridge
Koulibaly isyaratkan gabung ke Stamford Bridge

Dalam wawancara tersebut memang penjelasan Koulibaly terkesan sedikit bernada penolakan. Namun pemain belakang Napoli tersebut kembali menjelaskan kepada media. Dan dalam penjelasannya kali ini, Koulibay menyiratkan sedikit peluang apabila Conte masih menaruh ketertarikan kepadanya di musim depan.

“Ya, kita semua tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Sekarang ini, saya memberikan fokus saya 100% kepada. Sepertinya saya tetap bertahan di Napoli, namun kita semua tidak pernah tahu. Kita tidak bisa membicarakannya disini saat ini. Kita lihat saja nanti,” ujar pemain berusia 25 tahun tersebut.

Melihat komentar Kouibaly yang seperti ini, tampaknya Chelsea harus kembali menyiapkan budget untuk transfer di akhir musim nanti. Sebab ada kemungkinan bahwa Napoli akan menaikan nilai transfer Koulibaly  musim depan. Mengingat kedua belah pihak baik Koulibaly dan Chelsea sama-sama tersirat ketertarikan.

Nasib Hazard di Stamford Bridge

Eden Hazard ditawarkan kontrak baru
Eden Hazard ditawarkan kontrak baru

Sementara itu kabar dari internal Chelsea berhembus bahwa The Blues segera menawarkan kontrak baru kepada Eden Hazard.Gelandang serang asal Belgia tersebut berhasil menjadi sosok kunci dibalik kesuksesan Chelsea musim ini. Kombinasi Hazard – Costa – Pedro di lini depan membuat pola serangan The Blues menjadi lebih variatif.

Sampai matchday ke-29 ini, Chelsea telah berhasil menguasai puncak klasemen dengan mengumpulkan 59 poin. Seiring dengan Hazard yang telah berhasil menyumbangkan 11 gol dan empat assist di ajang Premier League. Alhasil, saat ini Hazard pun kembali menjadi buruan banyak klub raksasa Eropa.

Memang beberapa musim lalu Hazard sempat mengalami masa-masa suram saat Chelsea berada dibawah kepemimpinan Jose Mourinho. Sangat berbanding terbalik dibandingkan saat dirinya meraih gelar pemain terbaik di musim 2014-2015. Namun usai kedatangan manajer Antonio Conte, Hazard kembali menemukan pola permainannya dan kini Real Madrid bahkan menyiapkan budget memboyong pemain berpostur 173 cm tersebut di musim depan.

Chelsea tentu tidak ingin mengambil keputusan bodoh dengan melepas aset pentingnya tersebut. Tak ingin kecolongan, The Blues memberikan sinyal akan perpanjangan kontrak baru kepada Hazard dalam waktu dekat. Selain menawarkan kontrak baru kepada sang pemain, Chelsea juga akan dikabarkan berniat menaikkan gaji sang pemain yang saat ini berada di kisaran 200.000 pounds atau sekitar Rp 3,3 miliar.